Jumat, 28 Oktober 2011

In the Middle of Honey Forest

Two Colors River inside Sumbawa Forest
Siapa tidak kenal Madu Sumbawa? 
Ya, pulau terbesar di Provinsi NTB ini punya hutan-hutan perawan yang dihuni oleh kawanan lebah. Beberapa masyarakat bahkan menggantungkan mata pencarian nya sebagai pencari madu hutan yang kadang menghabiskan waktu berhari-hari di hutan berharap mendapat rejeki semanis madu yang akan dibawa pulang.

Ternyata di balik rimbunnya hutan Sumbawa terdapat potensi Emas di dalam nya. Salah satu pertambangan emas yang telah ada di Sumbawa saat ini adalah PT. Newmont Nusa Tenggara. Kali ini aku bergabung sebagai dokter bagi PT. Vale yang bermarkas di Brazil dalam melakukan drilling untuk melakukan penilaian kandungan emas yang terdapat di daerah Humpaleu yang tertutup hutan lebat. Sayang memang bahwa perusahaan asing yang mengelola dan mengambil sebagian sumber daya alam yang kita miliki. Tapi apa mau dikata? 

Hutan Humpaleu dapat diakses dengan berjalan kaki selama 8 jam dari Hu'u atau cukup 20 menit dengan menggunakan helikopter. Untungnya opsi kedua yang aku pakai. Medan yang berbukit-bukit membuat perjalanan darat menjadi luar biasa menantang dan itulah yang menyebabkan koloni lebah madu cukup terisolir dan terlindungi  dari eksploitasi besar-besaran.

Kamp yang sederhana di hutan, beserta kru yang hangat membuat pengalaman ku di tempat ini menjadi sangat berkesan. Latihan fisik tiap hari mengunjungi kamp-kamp pekerja yang tersebar juga kuanggap sebagai olahraga (kapan lagi bisa trekking sambil menikmati hutan alami plus memperbesar betis?).

Sungai-sungai kecil mengalir di dasar hutan dan dihuni udang sungai dan sejenis belut yang penduduk lokal namai dengan Moa. Malam hari adalah saat yang tepat untuk berburu dua sumber protein tersebut. cukup bermodal senter, karung dan mata yang jeli untuk melihat pendaran warna merah yang berasal dari pantulan mata udang yang terkena senter. Cukup dengan tangan kosong dan menu udang untuk sarapan esok pagi akan tersedia dalam jumlah cukup.

Puluhan jenis ngengat hutan pun berlomba pamer setiap hari nya, bergantian nemplok di tembok kamar mandi darurat yang diterangi lampu yang menjadi magnet bagi mereka. Jumlah spesiesnya banyak. namun sayang aku tidak memfoto nya. 

Oke, selamat menikmati foto-foto ku dan artikelku yang lainnya di blog ini. terimakasih sudah mampir.
Sarang lebah

ekstrim kuliner : lebah madu sangrai

My Crew on Vale Explorasi

Camp Humpaleu Timur

On Duty : First Aid Trainning for all crew

Humpaleu Forest, Sumbawa Island

Buah liar

My Hikking Track Through Humpaleu Forest

Ini kecil, kalau malam udang nya bisa dapat besar-besar

PraMuKa

Orange Stream in the Sumbawa Jungle

Pure Forest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...